Profile
Sejarah Singkat
Sejarah SMP PGII 2 Bandung
Pada tahun 1949, KH. Wahid Hasyim (waktu itu Menteri Agama RI), R. Jaya Rahmat dan KH. E.Z Muttaqien bersama-sama membentuk sebuah Organisasi Guru-guru Islam yang diberi nama Persatuan Guru Islam Indonesia (PGII). Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Guru Islam dan didukung oleh 13 organisasi Islam lainnya.
Bersama dengan kembalinya Indonesia menjadi Negara Kesatuan, pada tanggal 17 Agustus 1950, didirikan sebuah SMA atas usaha KH. E.Z Muttaqien dan Affandi Ridwan Serta Sultan Abdul Gani, waktu itu SMA ini diberi nama SMA Muslimin, karena sasaran operasional dikelola oleh Lembaga Pendidikan Muslimin (LPM). Setahun kemudian LPM menyerahkan kembali kepada majelis pendidikan PGII, sehingga sekolah ini menjadi cikal bakal SMA PGII.
Bersamaan dengan perubahan-perubahan politik yang tak menentu, kemudian PGII memperjelas diri menjadi sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Pendidikan PGII dan SMA PGII pun akhirnya semakin hari semakin berkembang bahkan dari tahun-ketahun.
Perluasan maupun peningkatan mutu terus menerus dlakukan oleh Yayasan Pendidikan PGII. Animo masyarakat semakin tinggi, tuntutan-tuntutan pun semakin besar sehingga pengembangan dari segi kualitas melahirkan ide untuk mendirikan SMA dan SMP PGII 2 Bandung yang berlokasi di Jalan Pahlawan Blk No. 17 Bandung
SMP PGII 2 pun dari hari kehari membenahi diri untuk dapat bersaing dengan SMP-SMP yang ada, khususnya SMP-SMP swasta. Setelah turunnya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 2 tahun 1989 yang mengubah nama Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sehingga SMP PGII2 pun menyesuaikan diri menjadi SLTP PGII 2 Bandung
Peningkatan kualitas dan kuantitas diupayakan terus menerus sehingga mampu mendongkrak prestasi siswa dari tahun ke tahun, bahkan pada tahun pelajaran 1996/1997 Nilai Ebtanas Murni (NEM) mencapai angka 49,26 (empat sembilan koma dua puluh enam) dibidang lain (kreatifitas) alhamdulillah beberapa kali menjuarai even atau kegiatan perlombaan baik dalam seni, olahraga dan sebagainya.
Demikianlah, sekelumit sejarah singkat dan perkembangan Yayasan Pendidikan PGII umumnya dan SMP PGII 2 Bandung khusunya.
Pada tahun 1949, KH. Wahid Hasyim (waktu itu Menteri Agama RI), R. Jaya Rahmat dan KH. E.Z Muttaqien bersama-sama membentuk sebuah Organisasi Guru-guru Islam yang diberi nama Persatuan Guru Islam Indonesia (PGII). Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Guru Islam dan didukung oleh 13 organisasi Islam lainnya.
Bersama dengan kembalinya Indonesia menjadi Negara Kesatuan, pada tanggal 17 Agustus 1950, didirikan sebuah SMA atas usaha KH. E.Z Muttaqien dan Affandi Ridwan Serta Sultan Abdul Gani, waktu itu SMA ini diberi nama SMA Muslimin, karena sasaran operasional dikelola oleh Lembaga Pendidikan Muslimin (LPM). Setahun kemudian LPM menyerahkan kembali kepada majelis pendidikan PGII, sehingga sekolah ini menjadi cikal bakal SMA PGII.
Bersamaan dengan perubahan-perubahan politik yang tak menentu, kemudian PGII memperjelas diri menjadi sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Pendidikan PGII dan SMA PGII pun akhirnya semakin hari semakin berkembang bahkan dari tahun-ketahun.
Perluasan maupun peningkatan mutu terus menerus dlakukan oleh Yayasan Pendidikan PGII. Animo masyarakat semakin tinggi, tuntutan-tuntutan pun semakin besar sehingga pengembangan dari segi kualitas melahirkan ide untuk mendirikan SMA dan SMP PGII 2 Bandung yang berlokasi di Jalan Pahlawan Blk No. 17 Bandung
SMP PGII 2 pun dari hari kehari membenahi diri untuk dapat bersaing dengan SMP-SMP yang ada, khususnya SMP-SMP swasta. Setelah turunnya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 2 tahun 1989 yang mengubah nama Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sehingga SMP PGII2 pun menyesuaikan diri menjadi SLTP PGII 2 Bandung
Peningkatan kualitas dan kuantitas diupayakan terus menerus sehingga mampu mendongkrak prestasi siswa dari tahun ke tahun, bahkan pada tahun pelajaran 1996/1997 Nilai Ebtanas Murni (NEM) mencapai angka 49,26 (empat sembilan koma dua puluh enam) dibidang lain (kreatifitas) alhamdulillah beberapa kali menjuarai even atau kegiatan perlombaan baik dalam seni, olahraga dan sebagainya.
Demikianlah, sekelumit sejarah singkat dan perkembangan Yayasan Pendidikan PGII umumnya dan SMP PGII 2 Bandung khusunya.
Admin
Visi Misi
VISI
"Menjadi Sekolah Islam Yang Unggul"
MISI
-
Membentuk dan melahirkan pribadi muslim yang berkarakter unggul dalam akademis (mursyid), aqidah-akhlak (muhsin) dan pembaharu (mujadid)
- Melaksanakan pembelajaran yang islami dan prestatif
Makna Logo

Makna Logo
Kurikulum Pendidikan
KURIKULUM
Untuk memenuhi tujuan dan target pendidikan maka kurikulum yang dikembangkan adalah kurikulum dari Departemen Pendidikan Nasional dengan ditambah Muatan Khusus Keislaman yang meliputi :
- Ibadah dan Akhlak
- Kajian Al-Quran dan Bahasa Arab
Waktu Belajar
Waktu Kegiatan
Belajar Mengajar (KBM) dimulai pukul 12.30 – 17.30 WIB
Setiap hari
sebelum KBM dimulai seluruh siswa diwajibkan sholat berjamaah di Masjid dan
dipandu Tadarus Al-Quran dan berdoa’a dari jam 11.30 – 12.30 WIB
Fasilitas Kampus
FASILITAS SMP PGII 2 BANDUNG
- Fasilitas Fisik
- Masjid yang representatif
- Ruang Lab Komputer dan Internet
- Ruang Lab IPA
- Ruang Lab Bahasa
- Ruang Perpustakaan
- Ruang OSIS dan Ekstrakulikuler
- Ruang UKS
- Ruang Kesenian (Gamelan Degung)
- Lapangan Olahraga
- Hospot Area (dalam pengembangan)
- Fasilitas Non Fisik
- Asuransi Takaful
Prestasi Yang Pernah Dicapai
PRESTASI
- Juara 2 Putra Perisai Diri se-Kota Bandung
- Juara 3 Putri Perisai Diri se-Kota Bandung
- Juara 2 dan 3 Puisi se-Kota Bandung
- Juara 3 Kawih Sunda se-Kota Bandung
- Juara 3 Pasanggiri CCBS se-Kota Bandung
- Juara 3 Karate / BKC se-Kota Bandung
- Juara 1 Lomba Adzan se-Kota Bandung
Program Unggulan
PROGRAM UNGGULAN
I. NURSYID (ILMUWAN)
- Nilai Ketuntasan Permata Pelajaran Minimal 6
- Membaca Al-Quran dengan baik dan hafal 30 Surat dari Juz Amma
- Menguasai 10 Hadist Arbain
- Menguasai Kecepatan Membaca Sesuai Standar Kecepatan Baca
- Memiliki Sertifikat Keahlian
- Menjadi Imam Sholat Keluarga
- Hormat dan Santun Terhadap Orangtua dan Guru
- Memiliki Kepekaan Sosial Yang Tinggi
- Berbudaya, Tertib, Indah, dan Bersih
- Cerdas Dalam Menentukan Pilihan
- Percaya Diri
- Sungguh-Sungguh Untuk Meraih Cita-Cita
- Bersemangat Dalam Belajar
- Pentang Menyerah
- Berdisiplin Tinggi